Bahwa setiap apa yang kita minta terkadang tidak sesuai
dengan apa yang kita dapatkan. Kira-kira sudah berapa kali aku memintaMU untuk
sebuah doa yang sama. Sudah kurang lebih 6 bulan ini aku meneteskan air mata
pada selembar sajadah usangku. Mungkin dia mulai bosan dengan tangisanku yang
selalu sama akhir-akhir ini. Sudah berapa kali berita yang membuatku menghela
nafas panjang.
“belum” katanya sambil mengirimkan emoticon sedihnya. Aku berusaha
tersenyum walaupun terkadang ingin menyerah dengan hasil yang selalu sama. Tapi
kalau aku menyerah sekarang mungkin aku akan menjadi wanita paling egois
sedunia. Panggil aku bodoh jika aku harus menyerah. Aku seorang calon psikolog. Dimana mentalku untuk
memotivasinya. Bagaimana bisa aku menghadapi klienku nanti jika aku tidak bisa
membantunya pada masalah ini. Seberapa berperannya
aku sampai aku berani menyerah? Berapa rupiah yang sudah kukeluarkan sampai aku
tidak mau bersabar sebentar lagi? Sedangkan
dia berjuang dari satu kota ke kota lain, sudah buntu mungkin otaknya ketika
harus melalui beragam test-test yang harus di tempuh, sudah berapa rupiah di
keluarkannya demi ini? Tidak. Aku tidak akan berhenti sampai di sini.
Hari ini masih seperti biasa. Di pertemuan dengan
pemiliknya, aku masih mengucap doa yang sama “ya allah, pertimbangkan lelahnya”.
Jika dalam ujian ini ia mulai lelah
segera angkat tubuhnya untuk kembali berdiri. Tunjukkan jalan terangnya. Berikan
hamba kekuatan untuk menahan orang lain yang akan menggantikan posisinya. Jangan
sampai kegagalannya menjadi penghalang hubungannya dengan tuhannya. Jadikan kegagalan-kegagalannya
sebagai pengubah hidupnya. Kelak ia akan menjadi orang yang bijak. Bahwa kegagalannya
adalah yang mengantarkan ia untuk sukses.
Seumur
hidupmu, nikmat allah mana yang
ingin kamu dustakan? Dari daftar
keingananmu yang pernah kamu pikirkan tanpa kamu berdoa pada tuhanmu,berapa
persen yang tidak di kabulkan? Allah sedang mengujimu sayang. Dia tidak ingin hidupmu datar-datar saja
walaupun isinya hanya kebahagian. Karna piano tidak akan menjadi nada yang indah jika tuts nya hanya berwarna putih. Selamat menikmati alunan
musik hidupmu,sayang. Ketika kamu sudah dapat menikmati iramanya kamu akan
merasa semakin mencintai sang pianist hidupmu. Ketika kamu sudah berdiri tegak
di kakimu , kembalilah menengok ke belakang. Rasakan betapa indahnya perjalanan
hidupmu sehingga cintamu pada sang
pencipta semakin bertambah. Kelak di masa tua jadilah kamu orang tua yang
bijak dan religious.
Tidak
ada orang besar yang hidupnya biasa-biasa saja. Seumur
hidupmu, nikmat allah mana lagi yang kamu dustakan?sekarang biarkan
pianist hidupmu memadukan nada-nada takdirmu. tetaplah seperti ini
jagoanku, bersiaplah sukses karna kamu semakin dekat. tenang saja, Hari
ini kamu masih
dan selalu menjadi laki-laki yang aku banggakan setelah ayahku. Seiring
berjalannya waktu kamu akan tetap seperti ini dan tidak pernah berubah. I
love
u and i don’t care what world say about my stuppid things i do :’) i
love u whatever u re today and yesterday, cause tomorow is ours.
-my
26-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar