Selasa, 09 September 2014

LDR



LDR, long distance relationship. Bukan suatu hubungan yang mudah namun juga bukan hubungan yang selalu berakhir naas. Pada akhirnya kita yang menentukan akan kemana hubungan kita. LDR bukan hanya soal pengertian. Tapi  juga soal ketepatan dalam memilih. Tidak sembarang orang bisa kita jadikan LDR partner.
Karena LDR bukan soal “ yang nanyain sudah makan apa belum bakal kalah sama yang nanyain makan yuk?”. Tidak semudah itu. Bahkan mungkin akan tiba masanya pertanyaan “sudah makan belum?” bagi para LDR-ers pertanyaan semacam itu lambat laun akan hilang dan hanya akan terucap jika ingat. Berat? Pasti jika ini hanya kita bayangkan dan kita dengar. Tapi tidak bagi mereka yang sudah mengalami ribuan masalah dalam hubungan jarak jauh mereka.
Pada akhirnya yang di butuhkan dalam LDR adalah keikhlasan untuk bersyukur. Faktanya prinsip-prinsip LDR baik di terapkan di general relationship.
Bersyukurlah. Ketika :
·          Kalian pacaran satu kota namun sudah 1 minggu di sibukan oleh kegiatan masing-masing yang akhirnya memotong jadwal quality time kalian. Ketika kalian tidak bisa pergi untuk satnight. Bayangkan mereka yang harus menempuh perjalanan jauh tidak bertemu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan  hanya untuk bertemu satu dua hari atau mungkin beberapa jam. Dan bayangkan juga ketika mereka harus ketinggalan kereta atau pesawat. Betapa berharganya waktu saat itu.
·         Ketika kalian menyesali dan mulai bosan dengan LDR antar kota atau provinsi, ketika kalian mengeluh harga tiket naik saat liburan dan ketika kalian mengutuk ketika harus ketinggalan kereta atau pesawat. Tenangkan hatimu menunduklah sebentar dan bayangkan mereka yang harus LDR antar negara. Bukan hanya berbulan-bulan tapi bertahun-tahun. Dan harga tiket yang lebih mahal dari tiket kalian. Belum lagi jika kesialan menghampiri. Ketika harus ketinggalan pesawat tentu waktu akan sangat berharga bagi mereka.
·         Pada akhirnya ketika kalian mengutuk diri dengan LDR beda negara jetlag koneksi internet yang buruk BERSYUKURLAH . dan bayangkan mereka yang LDR beda alam. Bersyukurlah ketika kalian masih bisa mendengar suaranya walau sinyal sedang tidak bersahabat,walau pulsa yang harus kalian keluarkan tidak sedikit,ketika kalian harus skype atau video call dengan gambar yang pecah-pecah atau jetlag yang membuat kalian tidak bisa tidur atau bahkan terbangun lebih pagi. Bayangkan lagi mereka yang sama sekali kehilangan kabar pacarnya, tidak bisa mendengar apalagi menatap wajah pacarnya walaupun dengan samar. Tidak bisa bertemu walaupun 2 tahun 3 tahun 4 tahun. Bayangkan kekosongan hati mereka dan berhentilah mengeluh.

Jaga dan hargai seberapa jauhpun jarak pasanganmu. Percayalah bahwa jodoh akan di pisahkan untuk di temukan kembali.


Senin, 04 Agustus 2014

our story isn't about fairytale

aku tak perlu menyamar laki-laki seperti yang Mulan lakukan untuk menyelamatkan negeri, keluarga dan menyelinap dalam hati seorang laki-laki yang mencintainya dengan sepenuh hati,karena aku tak bisa silat dan kamu tak pernah mengajariku. Dan aku bukan wanita segahar mulan tentunya kamu tahu itu.

Atau harus tidur selama berpuluh-puluh tahun seperti Aurora agar cinta sejatiku mengecup bibirku dan membangunkanku dari mimpi-mimpi burukku, karena aku tahu kamu tak punya pedang untuk masuk dalam semak belukar kerajaanku. Terlebih aku tidak tinggal di kerajaan dan rasanya kamu tidak cukup lancang untuk masuk ke kamar perempuan yang sedang tidur. kita sering skype sampai larut dan akhirnya aku tertidur. kamu tidak pernah berusaha membangunkanku, karena aku tahu kamu sangat suka melihat wajahku saat aku tidur.

Lain cerita juga dengan Jasmine, aku bukanlah anak baginda raja yang bergelimpang harta, hingga untuk menarik hatiku kamu harus mengajakku berkeliling dunia karena kamu juga tak memiliki Jin dari lampu ajaib.Tidak. kita akan mencari kemewahan itu bersama-sama seperti yang selalu kita impikan.

bukan juga dengan Pochahontas, kita tak berbeda warna kulit hingga aku harus menembakmu terlebih dahulu karena menginjak tanah kelahiranku sebelum mencintaimu, Karena kamu tidak akan mengambil tanah kelahiranku, dan aku tahu itu.

Terlebih berbeda dengan Snow White, kulitku tak begitu putih, aku tak memiliki ibu tiri, juga tak bersama-sama dengan tujuh kurcaci, aku juga tak pernah memakan apel yang beracun sampai kau datang dan menciumku, Karena aku bukan seorang penyuka apel dan kamu bukan pangeran yang dengan kurang ajar datang lalu menciumku. Aku mengenalmu sebagai laki-laki yang sangat menghargai wanita.

Apalagi Ariel, aku tak punya sirip, aku punya dua kaki yang utuh dan tentunya aku bukan perenang dan penyanyi yang hebat, aku tahu kamu bukan tipe laki-laki alay yang selama hubungannya menyanyi untuk menghadirkan suasana romantis. Tapi aku selalu suka selera musikmu, aku suka senandung kecil dari bibirmu saat kita sedang bersama. aku suka caramu bernyanyi dengan gayamu yang sok. sekalipun kita tidak pernah naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama, tapi moment saat kita saling menggengam mendengarkan lagu kita dan saling menatap adalah moment yang sangat berharga bagiku.

Tapi, aku dan kamu, kita sedikit sama dengan Belle & Beast, walau aku tak pernah lari ke dalam hutan dan menemukan kastil. Apalagi kamu tak pernah terlihat  menakutkan dan buruk rupa didepanku.Dan kamu juga tak memiliki kastil, tapi kita mencintai dengan apa adanya seperti mereka. apa adanya kamu dan apa adanya aku.
cerita cinta kita bukan seperti cerita dongeng, cerita kita adalah kenyataan yang penuh liku pernah jatuh dan bangun. cerita kita bukan cerita pengantar tidur, cerita kita adalah filosofi kehidupan yang kelak suatu saat akan membuat orang lain bangun dari mimpinya dan melanjutkan hidup layaknya kita.

Selasa, 29 Juli 2014

aku mencintaimu dalam diam sebagai ketidakberdayaanku melawan tekanan


one and only

the man that always ask me to survive

Demi menenangkan hatiku kamu masih menceritakan mimpi-mimpi indahmu. Demi membuatku bertahan kamu janjikan segala hal yang berkilauan. Kamu masih melihatku ingin menyerah. Senyummu masih semanis biasanya walau kini terbungkus airmata. Aku memang menyerah. biarkan takdir membawa kita kemana. Dan mereka masih bersikeras menggandengkan tanganku pada lainnya. Pada sosok tegap dalam bayang-bayang gelap aku mencoba berontak,tapi ternyata hal itu malah mengecewakan mereka. kini saat tanganku mulai di gandengkan lagi pada sosok gelap lainnya, aku mulai bersikap lebih lembut, seakan menatap mesra pada mereka berharap sosok mereka mulai jelas dan luluh melihat airmataku.
Dan tak ada yang mampu ku pilih antara kamu atau orangtuaku. Aku hanya mampu meminta pada pemahatku yang maha Esa, untuk membawa ku pada takdir yang ia mau. antara kamu dan orang tuaku, aku sudah memilihmu dan menghadirkan dalam tiap 5 doa wajibku. Kepada yang maha menghapus airmata manusia aku menceritakanmu semua hal manis yang ada padamu, dan hal buruk yang tak mampu ku korek lagi. Pada yang maha menjawab aku bertanya " apa yang salah pada muslim yang kau anugrahi kesantunan dan agama yang cukup untuk menjadikanku muslimah yang lebih baik kelak? Mengapa jalannya begitu terjal, Bahkan mengapa kau biarkan aku untuk memilih siapa yang lebih aku cintai ? Tak dapatkah aku memilih salah satu di antara mereka ? aku mencintai ke duanya dan aku akan berbakti pada ke duanya"
Dari malam-malam panjang yang ku habiskan dengan menangisi apa yang ku percayai sebagai takdirku allah mulai membisikkan barisan kata indah yang tak mampu ku tirukan.
Dan aku tahu, Bahwa allah membiarkan kami memikul berat beban yang harusnya belum pantas kita pikul demi mempercepat garis finish hubungan kita yang masih berspekulasi di dua takdir, allah tidak ingin kita memubadzrikan waktu kita dengan hanya membuang-buang apa yang kita minta dari orang tua kita , sekali lagi allah mengajarkanku untuk menjadi wanita yang kelak taat pada suami, allah tahu aku orang yang mudah membentuk diri, kini Dia membentukku lewat ujian hidup yang berat , merasakan perjuangan bersamamu agar kelak jika takdir yang kita harapkan menjadi nyata kita akan menjadi teladan bagi sesama kita. Seperti istri sahabat rasullallah yang sangat patuh pada suaminya hingga saat ibundanya wafat ia tidak meninggalkan rumah sama sekali, dan menurut rasullallah ibunya akan masuk surga karena anaknya sangat berbakti pada suaminya. kelak aku akan menjadi sepertinya namun dengan cerita yang beda, aku hanya ingin menjadi istri yang patuh. Tentu saja aku akan taat pada orang yang aku cintai , aku tidak mampu membohongi hatiku . Aku takut jika aku harus hidup dengan orang yang tidak aku cintai aku berlaku seenaknya. Jadi seperti ini cara allah membentuk akhlaqku. aku memperjuangkan orang yang memperjuangkanku. Aku memperjuangkan orang yang ku cintai. Aku memperjuangkanmu dalam diam dan kesederhaan.
Aku tahu bahkan setelah ujian ini dapat kita lalui, kita tidak berhenti sampai di situ. Masalah yang lebih berat dengan hikmah yang lebih besar sedang bersiap mencabik-cabik keimanan kita. Tetaplah menjadi sosok yang kuat dan berada pada jalan lurus yang sepi di saat banyak jalan lain yang ramai orang di sana. Berhentilah mendongengkanku tentang kastil,ruang bawah tanah dengan kamera penjaga yang akan mengawasi harta kita,pengawal wanita yang akan menjagaku saat kamu jauh , keliling dunia sebagai bukti kesuksesanmu dan segala hal yang membuatku terbuai pada hal-hal indahmu. Aku hanya inginkan yang halal bagimu. Aku tidak butuh kamera pengawas untuk harta kita, karna shodaqoh yang akan menjaganya. Aku tidak butuh pengawal atau pengasuh untuk anak-anakku, karena aku akan menjaga diriku denga dzikir dan pakaian yang menjagaku dari fitnah dan syahwat laki-laki lain selainmu, juga untuk anak-anakku, tangan dan mataku sendiri yang akan menjaganya. Aku tidak ingin mereka hanya memanggilku bunda tapi bagi mereka aku hanyalah mesin uang. Aku ingin selalu hadir dalam tiap tahap pertumbuhannya, saat kelak ia mendapat ujian hidup seperti yang dialami pasien-pasien ku , aku juga ingin mereka mendapat perlakuan yang sama dengan pasien-pasienku. Jika kelak kamu tidak bisa membukakan ku tempat praktek karena banyak kebutuhan yang lebih penting dari itu, aku tidak akan merasa berkhianat pada janji profesiku karena aku tetap menjadi psikolog bagi anak2ku dan suamiku. Aku ingin menjadi tempat pertama menjatuhkan kepala saat segala masalah di kantormu mulai membuatmu stress ringan. Aku ingin menjadi dokter sekaligus psikolog saat itu. Esok pagi kamu akan siap dengan gagasan ide yang kamu temukan saat kamu mulai sehat. Aku tidak minta kita keliling dunia dengan kamera di tangan kananmu dan tanganku di tangan kirimu. Karena jika Allah mengizinkan kita, aku hanya ingin ke sana. Tempat milyaran umat muslim memimpikannya,bersujud pada tanah yang paling dekat dengan aroma surga. aku akan menemanimu keliling dunia sebagai tugasmu mencari nafkah. Aku tidak mendambakan kendaraan model terbaru era itu . kelak kita akan berkendaraan paling sederhana di muka bumi. Kendaraan yang rodanya dari manusia yang mengantarkanku ke peristirahatan terakhir sekaligus penantianku bertemu sang khaliq. Aku hanya ingin kamu membuat roda-roda itu ringan dalam membawamu karena aku tak ingin memberatkan mereka dengan dosa-dosaku. Maka bentuk dan tuntunlah aku sebagaimana Rasullallah menjadikan istrinya bidadari-bidadari surga.
Dalam perjalanan hidup di takdir yang kita inginkan kelak, aku tidak meminta kemewahan sebagaimana yang kamu janjikan. Aku hanya mengamini jika kamu sudah mampu memenuhi apa yang wajib kita lakukan sebelum memenuhi apa yang kita inginkan. Aku hanya minta tutuplah segala perjuangan,luka dan perih yang ada pada kita nanti. Jangan sampai mereka tahu , biarkan mereka tahu kita baik-baik saja sebagai janjimu pada orang tuaku. Meraka tidak mengerti bahwa segala sesuatu yang indah di lewati dengan yang sakit lebih dahulu. Mereka tidak mau menyamakan hidup kita dengan musim walaupun begitu kenyataannya. musim kemarau yang keras di bayar dengan hujan yang sangat singkat. Biar hanya kita dan allah yang tahu tentang arti perjuangan yang kita simpan rapat kelak. seperti biasa jangan pernah menyerah karena jika kita menyerah semua akan berubah ceritanya. karena jika cerita ini berubah bagaimana caraku mencintaimu dengan halalku?
Bertahanlah 26 ku, aku tahu bebanmu sangat berat namun kamu tetap berusaha menahan airmata itu. Aku tidak menjanjikan takdir yang bahagia pada hubungan kita, Aku tidak menjanjikan ujian cinta yang akan berakhir tapi aku percaya bahwa takdir yang kita hadapi kelak adalah takdir yang kita butuhkan sebagai ganjaran dari perjuangan kita. Bahwa ujian cinta kita tidak akan berakhir , ketika kita dapat melalui yang satu kita akan menyelesaikan lainya tapi percayalah bahwa ujian itu yang akan menguatkan kita di ujian hidup yang lain .
aku mencintaimu dalam diam dalam ketidakberdayaan melawan tekanan.

Jumat, 25 Juli 2014

happy 26 dear

selamat 26 sayang,
jadi bagaimana?
ternyata kita mulai meregangkan jari2 kita tepat ketika kita sampai di ujung lorong gelap ini :'
kita salah, ternyata bukan silaunya cahaya dan hangatnya matahari yang membuat kita slg melepaskan, tapi deburan ombak yang terlalu riak yg telah membuat kita oling, sedangkan perahu kita terlalu kecil utk kita berdua. seandainya perahu ini rusak oleh amukan ombak , dan kita tenggelam bersama, akankah arus air menemukan kita kembali d dasar samudra?
bagaimana jika aku yang menjatuhkan diri dan kamu yg berlayar? Temukanlah pulau di sisi samudra ini , kelak kamu akan menemukan ku lagi jika aku mampu berenang mengejar perahumu, karena bertahan pada 1 perahu memang tidak mungkin
happy 26 dear
i wish nothing but i love u :'

Rabu, 16 Juli 2014

how i can survive with my relationship



Aku belum bisa menceritakan keindahan dari cerita kita. Yang aku tahu aku bahagia dengan hubungan ini. Hubungan yang tidak bisa setiap harinya menatap wajahmu. Hubungan yang harus setia pada barisan huruf di layar kaca HP ku. Hubungan yang mengharuskan aku untuk menentang hati nuraniku sendiri. Iya hubungan ini menentang hati nurani. Bagaimana tidak ? jika aku mencintaimu dan aku juga harus tersenyum pada setiap laki-laki yang di pilihkan orang tuaku? Iya. Ini masih demi hubungan kita yang hingga sekarang belum dapat di ceritakan keindahannya pada khalayak. Sampai sekarang aku hanya bisa menebak-nebak sakit yang akan ku rasakan jika posisimu ku gantikan. Melihat pasangannya di perkenalkan dengan laki-laki lain yang lebih dulu meniti sukses tentu bukan hal yang indah. Dan laki-laki ku masih cukup kuat bertahan menerima rengekanku saat aku mulai lelah dengan permainan orangtuaku. Bayangkan kelelahannya harus hijrah dari kota ke kota dan sesekali menemuiku di kotaku untuk beberapa jam lalu kembali menghadapi kertas serta barisan huruf dan angka yang cukup untuk membuat mual isi kepala. Dia masih tersenyum seperti biasa ketika harus menjawab pertanyaan-pertanyaan bodohku. Dan bahu itu masih selalu menjadi tempat yang paling nyaman saat aku mulai letih dengan beban kangen yang sudah menumpuk sampai pertemuan kita.
Pada intinya hubungan ini masih bertema “menunggu” .  iya sejak awal begini . penantian apa lagi yang kita dustakan? Dari awal ya dari awal. Hubungan yang selalu berdialogkan “diam” . iya sejak awal hubungan ini kita hanya diam. Ingat saat semua masih tentang aku dan kamu. Saat kita masih malu mengatakan cemburu. Saat kita mulai saling menilai dalam tenang. Saling mengagumi namun berusaha menepisnya dalam lelucon . sampai akhirnya kita sama-sama takut kehilangan. kini kita masih diam dan sembunyi namun saling menjaga.  Dan laki-lakiku masih berdiri tegak, menggandeng tanganku melewati lorong gelap yang panjang. Kita sama-sama tidak tahu tempat apa di balik kegelapan ini. Mungkinkah sebuah jalan raya yang menuju ke kota, sebuah lautan biru atau hutan belantara. Kita tidak pernah tahu. Yang kita  tahu tangan kita masih bergandengan. Yang kita  tahu bahwa setelah lorong gelap ini terlewati kita masih tetap berjalan,membangun,jatuh berdiri lagi. Dan yang kita tahu setelah lorong gelap ini pasti ada cahaya yang kita rindukan selama kita berjalan bersama di kegelapan. Karena kita hanya ingin cahaya dan tangan yang masih bergandengan. Karena perjalanan ini tidak akan selesai cukup sampai setelah kita  mendapat kan cahaya. Karena selama  berjalan pada lorong gelap kitapercaya bahwa cahaya itu akan ada, setelah kita berjalan dalam terang kita juga yakin malam mungkin akan datang sekalipun ia masih berbaik hati berbagi cahaya bulan bintang dan sedikit api unggun untuk kehangatan. Selama tidak ada yang bersikap sok pahlawan menjadi penghubung tanganmu dan tanganku di perjalanan kita, aku rasa semua akan baik-baik saja.
“bahwa tidak ada kegagalan yang abadi,begitu juga kesuksesan,ketika kita gagal maka kejarlah kesuksesan dan ketika kita sukses maka siapkanlah  menghadapi kegagalan”

Dan perjalanan kita masih berlanjut, lorong hitam ini mulai kehilangan  kegelapannya. Sebentar lagi dunia baru akan kita tempuh. Tetap seperti ini. Jangan biarkan cahaya menyilaukan matamu dan membuatmu melepaskan tanganku. Karena pada gelap, kita tidak pernah saling melepaskan,bukan?
  say "so damn i miss u  my 26 "

Selasa, 08 Juli 2014

:)



          Bahwa setiap apa yang kita minta terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita dapatkan. Kira-kira sudah berapa kali aku memintaMU untuk sebuah doa yang sama. Sudah kurang lebih 6 bulan ini aku meneteskan air mata pada selembar sajadah usangku. Mungkin dia mulai bosan dengan tangisanku yang selalu sama akhir-akhir ini. Sudah berapa kali berita yang membuatku menghela nafas panjang.
         “belum” katanya sambil mengirimkan emoticon sedihnya. Aku berusaha tersenyum walaupun terkadang ingin menyerah dengan hasil yang selalu sama. Tapi kalau aku menyerah sekarang mungkin aku akan menjadi wanita paling egois sedunia. Panggil aku bodoh jika aku harus menyerah. Aku  seorang calon psikolog. Dimana mentalku untuk memotivasinya. Bagaimana bisa aku menghadapi klienku nanti jika aku tidak bisa membantunya pada masalah ini.  Seberapa berperannya aku sampai aku berani menyerah? Berapa rupiah yang sudah kukeluarkan sampai aku tidak mau bersabar sebentar lagi?  Sedangkan dia berjuang dari satu kota ke kota lain, sudah buntu mungkin otaknya ketika harus melalui beragam test-test yang harus di tempuh, sudah berapa rupiah di keluarkannya demi ini? Tidak. Aku tidak akan berhenti sampai di sini.
Hari ini masih seperti biasa. Di pertemuan dengan pemiliknya, aku masih mengucap doa yang sama “ya allah, pertimbangkan lelahnya”.   
           Jika dalam ujian ini ia mulai lelah segera angkat tubuhnya untuk kembali berdiri. Tunjukkan jalan terangnya. Berikan hamba kekuatan untuk menahan orang lain yang akan menggantikan posisinya. Jangan sampai kegagalannya menjadi penghalang hubungannya dengan tuhannya. Jadikan kegagalan-kegagalannya sebagai pengubah hidupnya. Kelak ia akan menjadi orang yang bijak. Bahwa kegagalannya adalah yang mengantarkan ia untuk sukses.
             Seumur hidupmu, nikmat allah mana yang ingin kamu dustakan?  Dari daftar keingananmu yang pernah kamu pikirkan tanpa kamu berdoa pada tuhanmu,berapa persen yang tidak di kabulkan? Allah sedang mengujimu sayang.  Dia tidak ingin hidupmu datar-datar saja walaupun isinya hanya kebahagian. Karna piano tidak akan menjadi  nada yang indah jika tuts nya  hanya berwarna putih. Selamat menikmati alunan musik hidupmu,sayang. Ketika kamu sudah dapat menikmati iramanya kamu akan merasa semakin mencintai sang pianist hidupmu. Ketika kamu sudah berdiri tegak di kakimu , kembalilah menengok ke belakang. Rasakan betapa indahnya perjalanan hidupmu  sehingga cintamu pada sang pencipta semakin bertambah. Kelak di masa tua jadilah kamu orang tua yang bijak  dan religious.
Tidak ada orang besar yang hidupnya biasa-biasa saja. Seumur hidupmu, nikmat allah mana lagi yang kamu dustakan?sekarang biarkan pianist hidupmu memadukan nada-nada takdirmu. tetaplah seperti ini jagoanku, bersiaplah sukses karna kamu semakin dekat. tenang saja, Hari ini kamu masih dan selalu menjadi laki-laki yang aku banggakan setelah ayahku. Seiring berjalannya waktu kamu akan tetap seperti ini dan tidak pernah berubah. I love u and i don’t care what world say about my stuppid things i do :’) i love u whatever u re today and yesterday, cause tomorow is ours.
                                                                                                                                                                      -my 26-

Senin, 07 Juli 2014

english vinglish



sudah pernah nonton film english vinglish? Iya film india tapi gak full joget-joget doang. Film ini menampilkan tokoh utama seorang ibu dari 2 orang anak yang sangat jago bahasa inggris. Sedangkan si ibu tidak bisa berbahasa inggris. Di keluarganya sendiri si ibu yang bernama sashi ini di remehkan oleh ke dua anaknya dan suaminya karena ia mempunya bahasa inggris yang sangat buruk. Tokoh sashi di gambarkan sebagai wanita tradisional india yang sangat cantik dan pandai membuat ladoo. Jadi d keluarganya sendiri sashi di perlakukan seperti pembantu. Memang dia tetap tidak mau meninggalkan adat istiadatnya sebagai seorang Hindi dimanapun dia berada. Sehingga dia kelihatan kolot (terutama dimata anaknya) di tengah tengah masyarakat modern. Kekolotan yang ditampilkan terutama saat dia menghadiri acara pertemuan antara orang tua siswa dengan guru sekolah anaknya, anaknya sangat malu karena ibunya tidak mampu berbahasa inggris, sementara sekolahnya mungkin tergolong sekolah Bertarap International.
Suatu ketika saudaranya Sashi yang bertempat tinggal di Amerika mengirimkan undangan perkawinan anaknya, mereka diundang untuk datang ke Amerika, dan suaminya karena pekerjaan memilih datang pada Hari “H” dan karena istrinya tidak ada pekerjaan maka disuruh berangkat 1 bulan sebelum hari H, sendirian lagi. Sashi sangat takut. Bagaimana tidak ? Sashi ke USA Sendirian dengan kemampuan bahasa inggris yang 0 besar.
sampai di Amerika dia merasa bingung tdk tahu mau berbuat apa, bahasa tdk mengerti, ngomong tidak tahu mau ngomongin apa, sampai kemudian dia melihat sebuah Iklan Kursus Singkat Bahasa Inggris 4 Minggu.Sambil membongkar tabungan, akhirnya dia mendaftar Kelas Bahasa Inggris kilat, dan selama pelajaran dia selalu menjadi Siswa yang terbaik. dan betapa pentingnya dirasanya pelajarannya itu sampai sampai ketika anaknya telah tiba di Hollywood pun dia masih mencari cari alasan untuk pergi kursus tentunya dengan jalan berbohong. Di tempat kursus itu ia merasakan apa yang tidak ia dapatkan selama di india. Apa yang di lakukan selalu di puji sehingga ia semakin termotivasi melakukan hal itu lagi dan lagi. Nah, di ilmu psikologi fenomena ini di sebut reinforcement yaitu penguatan perilaku. Orang akan cenderung melakukan hal yang sama ketika apa yang ia lakukan di beri semacam penguatan berupa reward. Akhir cerita, dia sukses berbahasa Inggris dan semua orang menaruh hormat padanya, termasuk suami dan anaknya.
Jangan pernah meremehakan kemampuan seseorang. Merasa tidak di hargai itu sangat menyiksa. Pada film ini terlihat sang suami sangat meremehkan istrinya. Sashi sangat mencintai keluarganya meskipun keluarganya memperlakukannya dengan sangat tidak baik. Terlihat dari caranya cemburu kepada suaminya yang sangat kebarat-baratan. Dengan pede-nya sang suami mencium dan memeluk wanita lain di depan istrinya sebagai ucapan halo. Sedangkan selama di tempat kursus sashi juga sempat di taksir oleh seorang koki asal prancis tapi sashi tetap setia kepada suaminya.  Maka dari itu jangan pernah meremehkan orang :’)