Selasa, 09 September 2014

LDR



LDR, long distance relationship. Bukan suatu hubungan yang mudah namun juga bukan hubungan yang selalu berakhir naas. Pada akhirnya kita yang menentukan akan kemana hubungan kita. LDR bukan hanya soal pengertian. Tapi  juga soal ketepatan dalam memilih. Tidak sembarang orang bisa kita jadikan LDR partner.
Karena LDR bukan soal “ yang nanyain sudah makan apa belum bakal kalah sama yang nanyain makan yuk?”. Tidak semudah itu. Bahkan mungkin akan tiba masanya pertanyaan “sudah makan belum?” bagi para LDR-ers pertanyaan semacam itu lambat laun akan hilang dan hanya akan terucap jika ingat. Berat? Pasti jika ini hanya kita bayangkan dan kita dengar. Tapi tidak bagi mereka yang sudah mengalami ribuan masalah dalam hubungan jarak jauh mereka.
Pada akhirnya yang di butuhkan dalam LDR adalah keikhlasan untuk bersyukur. Faktanya prinsip-prinsip LDR baik di terapkan di general relationship.
Bersyukurlah. Ketika :
·          Kalian pacaran satu kota namun sudah 1 minggu di sibukan oleh kegiatan masing-masing yang akhirnya memotong jadwal quality time kalian. Ketika kalian tidak bisa pergi untuk satnight. Bayangkan mereka yang harus menempuh perjalanan jauh tidak bertemu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan  hanya untuk bertemu satu dua hari atau mungkin beberapa jam. Dan bayangkan juga ketika mereka harus ketinggalan kereta atau pesawat. Betapa berharganya waktu saat itu.
·         Ketika kalian menyesali dan mulai bosan dengan LDR antar kota atau provinsi, ketika kalian mengeluh harga tiket naik saat liburan dan ketika kalian mengutuk ketika harus ketinggalan kereta atau pesawat. Tenangkan hatimu menunduklah sebentar dan bayangkan mereka yang harus LDR antar negara. Bukan hanya berbulan-bulan tapi bertahun-tahun. Dan harga tiket yang lebih mahal dari tiket kalian. Belum lagi jika kesialan menghampiri. Ketika harus ketinggalan pesawat tentu waktu akan sangat berharga bagi mereka.
·         Pada akhirnya ketika kalian mengutuk diri dengan LDR beda negara jetlag koneksi internet yang buruk BERSYUKURLAH . dan bayangkan mereka yang LDR beda alam. Bersyukurlah ketika kalian masih bisa mendengar suaranya walau sinyal sedang tidak bersahabat,walau pulsa yang harus kalian keluarkan tidak sedikit,ketika kalian harus skype atau video call dengan gambar yang pecah-pecah atau jetlag yang membuat kalian tidak bisa tidur atau bahkan terbangun lebih pagi. Bayangkan lagi mereka yang sama sekali kehilangan kabar pacarnya, tidak bisa mendengar apalagi menatap wajah pacarnya walaupun dengan samar. Tidak bisa bertemu walaupun 2 tahun 3 tahun 4 tahun. Bayangkan kekosongan hati mereka dan berhentilah mengeluh.

Jaga dan hargai seberapa jauhpun jarak pasanganmu. Percayalah bahwa jodoh akan di pisahkan untuk di temukan kembali.