LDR, long distance relationship. Bukan suatu hubungan yang
mudah namun juga bukan hubungan yang selalu berakhir naas. Pada akhirnya kita
yang menentukan akan kemana hubungan kita. LDR bukan hanya soal pengertian. Tapi
juga soal ketepatan dalam memilih. Tidak
sembarang orang bisa kita jadikan LDR partner.
Karena LDR bukan soal “ yang nanyain sudah makan apa belum
bakal kalah sama yang nanyain makan yuk?”. Tidak semudah itu. Bahkan mungkin
akan tiba masanya pertanyaan “sudah makan belum?” bagi para LDR-ers pertanyaan
semacam itu lambat laun akan hilang dan hanya akan terucap jika ingat. Berat? Pasti
jika ini hanya kita bayangkan dan kita dengar. Tapi tidak bagi mereka yang
sudah mengalami ribuan masalah dalam hubungan jarak jauh mereka.
Pada akhirnya yang di butuhkan dalam LDR adalah keikhlasan
untuk bersyukur. Faktanya prinsip-prinsip LDR baik di terapkan di general
relationship.
Bersyukurlah. Ketika :
·
Kalian pacaran
satu kota namun sudah 1 minggu di sibukan oleh kegiatan masing-masing yang
akhirnya memotong jadwal quality time kalian. Ketika kalian tidak bisa pergi
untuk satnight. Bayangkan mereka yang harus menempuh perjalanan jauh tidak
bertemu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan hanya untuk bertemu satu dua hari atau mungkin
beberapa jam. Dan bayangkan juga ketika mereka harus ketinggalan kereta atau
pesawat. Betapa berharganya waktu saat itu.
·
Ketika kalian menyesali dan mulai bosan dengan
LDR antar kota atau provinsi, ketika kalian mengeluh harga tiket naik saat
liburan dan ketika kalian mengutuk ketika harus ketinggalan kereta atau
pesawat. Tenangkan hatimu menunduklah sebentar dan bayangkan mereka yang harus
LDR antar negara. Bukan hanya berbulan-bulan tapi bertahun-tahun. Dan harga
tiket yang lebih mahal dari tiket kalian. Belum lagi jika kesialan menghampiri.
Ketika harus ketinggalan pesawat tentu waktu akan sangat berharga bagi mereka.
·
Pada akhirnya ketika kalian mengutuk diri dengan
LDR beda negara jetlag koneksi internet yang buruk BERSYUKURLAH . dan bayangkan
mereka yang LDR beda alam. Bersyukurlah ketika kalian masih bisa mendengar
suaranya walau sinyal sedang tidak bersahabat,walau pulsa yang harus kalian
keluarkan tidak sedikit,ketika kalian harus skype atau video call dengan gambar
yang pecah-pecah atau jetlag yang membuat kalian tidak bisa tidur atau bahkan
terbangun lebih pagi. Bayangkan lagi mereka yang sama sekali kehilangan kabar
pacarnya, tidak bisa mendengar apalagi menatap wajah pacarnya walaupun dengan
samar. Tidak bisa bertemu walaupun 2 tahun 3 tahun 4 tahun. Bayangkan kekosongan
hati mereka dan berhentilah mengeluh.
Jaga dan hargai seberapa jauhpun jarak
pasanganmu. Percayalah bahwa jodoh akan di pisahkan untuk di temukan kembali.
