Senin, 04 Agustus 2014

our story isn't about fairytale

aku tak perlu menyamar laki-laki seperti yang Mulan lakukan untuk menyelamatkan negeri, keluarga dan menyelinap dalam hati seorang laki-laki yang mencintainya dengan sepenuh hati,karena aku tak bisa silat dan kamu tak pernah mengajariku. Dan aku bukan wanita segahar mulan tentunya kamu tahu itu.

Atau harus tidur selama berpuluh-puluh tahun seperti Aurora agar cinta sejatiku mengecup bibirku dan membangunkanku dari mimpi-mimpi burukku, karena aku tahu kamu tak punya pedang untuk masuk dalam semak belukar kerajaanku. Terlebih aku tidak tinggal di kerajaan dan rasanya kamu tidak cukup lancang untuk masuk ke kamar perempuan yang sedang tidur. kita sering skype sampai larut dan akhirnya aku tertidur. kamu tidak pernah berusaha membangunkanku, karena aku tahu kamu sangat suka melihat wajahku saat aku tidur.

Lain cerita juga dengan Jasmine, aku bukanlah anak baginda raja yang bergelimpang harta, hingga untuk menarik hatiku kamu harus mengajakku berkeliling dunia karena kamu juga tak memiliki Jin dari lampu ajaib.Tidak. kita akan mencari kemewahan itu bersama-sama seperti yang selalu kita impikan.

bukan juga dengan Pochahontas, kita tak berbeda warna kulit hingga aku harus menembakmu terlebih dahulu karena menginjak tanah kelahiranku sebelum mencintaimu, Karena kamu tidak akan mengambil tanah kelahiranku, dan aku tahu itu.

Terlebih berbeda dengan Snow White, kulitku tak begitu putih, aku tak memiliki ibu tiri, juga tak bersama-sama dengan tujuh kurcaci, aku juga tak pernah memakan apel yang beracun sampai kau datang dan menciumku, Karena aku bukan seorang penyuka apel dan kamu bukan pangeran yang dengan kurang ajar datang lalu menciumku. Aku mengenalmu sebagai laki-laki yang sangat menghargai wanita.

Apalagi Ariel, aku tak punya sirip, aku punya dua kaki yang utuh dan tentunya aku bukan perenang dan penyanyi yang hebat, aku tahu kamu bukan tipe laki-laki alay yang selama hubungannya menyanyi untuk menghadirkan suasana romantis. Tapi aku selalu suka selera musikmu, aku suka senandung kecil dari bibirmu saat kita sedang bersama. aku suka caramu bernyanyi dengan gayamu yang sok. sekalipun kita tidak pernah naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama, tapi moment saat kita saling menggengam mendengarkan lagu kita dan saling menatap adalah moment yang sangat berharga bagiku.

Tapi, aku dan kamu, kita sedikit sama dengan Belle & Beast, walau aku tak pernah lari ke dalam hutan dan menemukan kastil. Apalagi kamu tak pernah terlihat  menakutkan dan buruk rupa didepanku.Dan kamu juga tak memiliki kastil, tapi kita mencintai dengan apa adanya seperti mereka. apa adanya kamu dan apa adanya aku.
cerita cinta kita bukan seperti cerita dongeng, cerita kita adalah kenyataan yang penuh liku pernah jatuh dan bangun. cerita kita bukan cerita pengantar tidur, cerita kita adalah filosofi kehidupan yang kelak suatu saat akan membuat orang lain bangun dari mimpinya dan melanjutkan hidup layaknya kita.